Laman

Jumat, 18 Januari 2013

KISAH DATU DULAMAT



Sebagian masyarakat di desa Bayur Kecamatan Simpur Kabupaten Hulu Sungai Selatan mempercayai bahwa sebuah bangunan berbentuk persegi empat berukuran 4 x 4 meter dengan bahan bangunan dari kayu beratap daun rumbia dan hanya mempunyai lantai tanpa dinding, yang bernama Balai Amas, mempunyai keistimewaan yang sakral sehingga dijadikan sebagai tempat keramat. Tidak ada masyarakat yang mengetahui kapan awal adanya. Kepercayaan ini dilatar belakangi oleh beberapa legenda, yaitu:
1.    Sebelumnya lokasi berdirinya Balai Amas adalah daerah rawa yang berair dalam, sehingga tidak mungkin untuk mendirikan bangunan. Tanpa usaha masyarakat, lokasi itu berubah menjadi dataran tinggi.
2.     Balai Amas dipercayai sebagai tempat tinggal seorang tokoh yang terkenal sakti, bernama Datuk Dulamat. Masyarakat mempercayai bahwa Datuk Dulamat menghilang dari pergaulan dan tidak diketahui perginya. Dia dipandang banyak berjasa dalam menyebarkan agama Islam dan melawan penjajah Belanda.
3.     Kalau ada bagian bangunan yang rusak, maka ada salah seorang penduduk di sekitarnya bermimpi disuruh memperbaikinya.
4.     Di lokasi bangunan tersebut, terdapat tambang emas yang dijaga oleh seekor ular besar di mana masyarakat sekitar sering melihatnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar