Sebagian masyarakat di desa Bayur Kecamatan Simpur
Kabupaten Hulu Sungai Selatan mempercayai bahwa sebuah bangunan berbentuk
persegi empat berukuran 4 x 4 meter dengan bahan bangunan dari kayu beratap
daun rumbia dan hanya mempunyai lantai tanpa dinding, yang bernama Balai Amas,
mempunyai keistimewaan yang sakral sehingga dijadikan sebagai tempat keramat.
Tidak ada masyarakat yang mengetahui kapan awal adanya. Kepercayaan ini dilatar
belakangi oleh beberapa legenda, yaitu:
1. Sebelumnya lokasi berdirinya Balai Amas adalah daerah
rawa yang berair dalam, sehingga tidak mungkin untuk mendirikan bangunan. Tanpa
usaha masyarakat, lokasi itu berubah menjadi dataran tinggi.
2. Balai Amas dipercayai sebagai tempat tinggal seorang
tokoh yang terkenal sakti, bernama Datuk Dulamat. Masyarakat mempercayai bahwa
Datuk Dulamat menghilang dari pergaulan dan tidak diketahui perginya. Dia
dipandang banyak berjasa dalam menyebarkan agama Islam dan melawan penjajah Belanda.
3. Kalau ada bagian bangunan yang rusak, maka ada salah
seorang penduduk di sekitarnya bermimpi disuruh memperbaikinya.
4. Di lokasi bangunan tersebut, terdapat tambang emas
yang dijaga oleh seekor ular besar di mana masyarakat sekitar sering
melihatnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar